<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5750692100079400816</id><updated>2011-11-28T07:05:09.077+07:00</updated><category term='Memory'/><category term='Cari Tahu'/><category term='Baby'/><category term='WISDOM'/><category term='Wedding'/><title type='text'>Deteksi 99</title><subtitle type='html'>keluargaku... keluargamu... kita adalah keluarga</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://deteksi99.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>DETEKSI_99</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10398855333125221372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://indoupload.net/files/7004/lakix1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5750692100079400816.post-3076070854801618766</id><published>2008-07-25T18:10:00.002+07:00</published><updated>2008-07-25T18:15:25.067+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wedding'/><title type='text'>Kami yang berbahagia</title><content type='html'>Buat temen-temen yang gak sempat dateng ke pesta &lt;a href="http://deteksi99.blogspot.com/2007/09/my-wedding-sofie.html"&gt;perkawinan jeng Sofie&lt;/a&gt;, nich ada beberapa momen yang diabadikan dalam bentuk foto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos.friendster.com/photos/75/95/16685957/1_230474517l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;" src="http://photos.friendster.com/photos/75/95/16685957/1_230474517l.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos.friendster.com/photos/75/95/16685957/1_681487684l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;" src="http://photos.friendster.com/photos/75/95/16685957/1_681487684l.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos.friendster.com/photos/75/95/16685957/1_907550401l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;" src="http://photos.friendster.com/photos/75/95/16685957/1_907550401l.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5750692100079400816-3076070854801618766?l=deteksi99.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://deteksi99.blogspot.com/feeds/3076070854801618766/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2008/07/kami-yang-berbahagia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/3076070854801618766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/3076070854801618766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2008/07/kami-yang-berbahagia.html' title='Kami yang berbahagia'/><author><name>d-tech</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_YPRhPPWXBR0/SLddUdQGgAI/AAAAAAAAALE/vwzw5XNcw0A/S220/deteksi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5750692100079400816.post-4644099897528455278</id><published>2008-06-03T12:37:00.001+07:00</published><updated>2008-06-03T12:41:04.735+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cari Tahu'/><title type='text'>Konflik Perlu Agar Hubungan Lebih Harmonis</title><content type='html'>Bertengkar dengan pasangan adalah wajar. Yang penting adalah bagaimana mengakhirinya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konflik atau salah paham dalam hubungan suami-istri adalah hal lumrah dan biasa terjadi. Bahkan, kata orang, konflik yang sehat justru akan semakin menyuburkan cinta di antara pasangan, sehingga rumah tangga pun bisa harmonis. Nah, bagaimana cara membuat konflik atau salah paham yang terjadi bisa diatasi dengan baik, dan hubungan bisa tetap harmonis?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. TETAP PERCAYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu selalu diingat adalah bahwa tak selamanya Anda dan pasangan akan selalu berada dalam manisnya cinta, seperti saat-sat pacaran dulu. Persoalan yang dihadapi sudah sangat berbeda, dan benturan-benturan, kecil maupun besar, mau tak mau pasti akan terjadi juga. Nah, dalam kondisi seperti ini, yang harus Anda lakukan adalah jangan sekali-kali meninggalkan kepercayaan Anda pada pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah bagaimana ia selalu mencintai Anda, ingatlah bagaimana ia selalu berada di sisi Anda di saat-saat suka maupun duka. Ia selalu mengerti siapa Anda sesungguhnya. Tetap percayalah bahwa Anda pun selalu mencintainya, selalu mengerti perasaan-perasaannya, dan selalu berada di setiap suasana hatinya. Dengan kesadaran seperti ini, rasa cinta Anda berdua tak bakal luntur, apalagi jika yang muncul hanya persoalan kecil. Meski dalam situasi sesulit apapun, misalnya karena salah paham, Anda akan tetap terikat pada cinta Anda. Bisa jadi, cintalah yang selalu membuka hati ketika mendung menyelimuti hati Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. BICARA DARI HATI KE HATI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tak mudah untuk cepat-cepat menghilangkan kesalahpahaman atau emosi yang tengah meluap. Apalagi jika Anda berdua adalah pasangan muda. Sadarilah bahwa pasangan sedang dilingkupi oleh kemarahan. Untuk itu, Anda harus pandai menjaga emosi agar tidak ikut hanyut dalam kemarahan yang sama. Anda bahkan harus bisa menanggapi kekesalan hati pasangan dengan sikap yang tenang. Ketenangan yang Anda tunjukkan akan mampu menggiring pasangan untuk mau diajak bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pahamilah pikiran dan perasaan pasangan yang sedang emosi. Ajak ia mengungkapkan unek-uneknya, termasuk kekesalannya pada Anda. Tanyakan apa yang membuatnya kesal. Ajak ia untuk menjelaskan kesalahan-kesalahan yang secara tidak sadar Anda lakukan. Jangan biarkan pasangan memendam persoalan. Bisa-bisa, persoalan akan semakin membesar dan menjadi bom waktu bagi keharmonisan rumah tangga Anda. Bicaralah dari hati ke hati, niscaya tembok tebal egoisme atau kebekuan hati akibat emosi, kecewa, atau perasaan tak enak bisa cair. Anda berdua pun akan kembali menikmati indahnya cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. CURHAT YANG BENAR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Curhat memang perlu. Tapi hati-hati, kalau dilakukan tidak pada waktu dan tempat yang benar, bisa-bisa malah menjadi bumerang. Bisa-bisa Anda malah makin terpojokkan dan dibawa ke situasi yang lebih sulit. Jadi, jika kesalahpahaman atau kemarahan tengah menyelimuti Anda dan pasangan, berusahalah untuk tetap menjaga diri. Usahakan untuk tidak curhat ke tempat atau orang yang salah. Misalnya, jangan curhat kepada orang yang tidak bisa menyimpan rahasia dan cenderung mengumbar cerita ke siapa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan lebih baik bila Anda curhat ke orang-orang yang dewasa dalam berpikir dan bertindak, misalnya sahabat karib atau orang tua Anda. Dengan demikian, apapun masalah Anda, tidak akan bocor kemana-mana.&lt;br /&gt;Yang terbaik sebenarnya adalah tidak usah curhat kemana-mana. Curhatlah hanya dengan pasangan. Ungkapkan bahwa Anda kecewa karena pasangan telah melakukan kesalahan. Tentu, katakan dengan bahasa yang bijak tanpa kemarahan. Katakan bahwa pikiran dan hati Anda benar-benar terganggu dengan kesalahpahaman itu. Meski sulit, cara ini hasilnya akan jauh lebih baik. Anda dan pasangan akan semakin mesra ketika sama-sama berhasil menyelesaikan persoalan bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. CARI TEMPAT YANG ENAK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apa yang Anda rasakan saat muncul "masalah" dengan pasangan Anda? Tentu, suasana jadi tegang, canggung, dan muncul rasa tak nyaman. Rumah pun serasa panas dan tak lagi nyaman. Nah, ada baiknya Anda ajak pasangan ke tempat atau suasana baru, terutama yang bisa menimbulkan suasana relaks. Anda bisa misalnya pergi ke tempat-tempat berhawa sejuk yang bisa membawa ketenangan. Pegunungan, pantai, atau restoran langganan yang memang nyaman bisa menjadi pilihan. Persoalan-persoalan rumit yang ada pun akan lebih mudah diencerkan jika suasananya nyaman. Yang Anda berdua butuhkan adalah kemauan untuk menyelesaikan persoalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. INGATLAH ANAK-ANAK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak seringkali bisa mencairkan suasana beku yang muncul akibat perselisihan suami-istri. Anak-anak juga akan mengingatkan Anda bagaimana perjalanan cinta Anda berdua hingga membuahkan anugerah istimewa tersebut. Jadi, jangan lupakan mereka saat Anda sedang bercekcok dengan pasangan. Jadikan mereka inspirasi untuk memecahkan kebekuan. Kepolosan dan ketulusan hati si kecil juga dapat Anda jadikan pegangan untuk menciptakan suasana yang penuh suka-cita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. KENANG HAL-HAL LUCU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Humor atau kelucuan sudah terbukti ampuh untuk mengubah kebekuan suasana. Nah, Anda pun bisa menggunakannya untuk memecahkan masalah yang muncul dengan pasangan Anda. Di saat pasangan sedang merasa tak nyaman pada Anda, sebisa mungkin hadirkan kenangan-kenangan lucu, konyol, dan menyenangkan. Kenangan-kenangan itu kemungkinan besar bisa membuat hatinya lunak. Tentu, jangan terburu-buru. Bagaimanapun, pasangan tengah diliputi emosi. Pelan-pelan sajalah, dan pasangan pun akhirnya akan menunjukkan keceriaannya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. BERI MAAF&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kekesalan Anda karena sikap pasangan yang sedang tak mengenakkan bukan berarti lantas menutup pintu maaf. Berilah maaf dengan tulus, setiap kali pasangan membuat kesalahan atau setiap kali kesalahpahaman akibat ulahnya terjadi. Kalau perlu, jangan menunggu pasangan meminta maaf. Maafkan ia lebih dulu, meski dalam hati sekalipun. Cara ini merupakan langkah awal yang jitu untuk tetap mampu mempertahankan hubungan. Tentu, untuk menjadi pemaaf di saat disakiti butuh kebesaran hati dan cinta yang luar biasa. Namun, Anda akan merasakan kebahagian yang tak kalah luar biasanya bila pasangan akhirnya menyadari kekeliruannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. INTROSPEKSI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Introspeksi dibutuhkan di setiap kesempatan. Jadi, pada saat terjadi kekecewaan atau kesalahpahaman, cobalah tanyakan pada diri sendiri, kenapa hal itu bisa terjadi. Gali kelemahan-kelemahan diri yang mungkin bisa menjadi pemicu kesalahpahaman itu. Dengan menggali kelemahan-kelemahan diri itu, Anda bisa menemukan jawban-jawaban yang mungkin bisa digunakan untuk mengurai dan menyelesaikan kesalahpahaman yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9. JALIN KOMUNIKASI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Namun, jangan berhenti semata dengan introspeksi. Yang juga harus Anda lakukan adalah meningkatkan rasa percaya dan cinta Anda pada pasangan. Salah satu caranya adalah dengan berkomunikasi. Tampaknya sepele, namun banyak pasangan yang ternyata gagal menjalin komunikasi yang baik, lho. Sediakan waktu khusus untuk berkomunikasi, apalagi jika Anda dan pasangan tengah memiliki masalah. Jadilah pendengar yang baik. Jangan cuma bisa berbicara namun tak mau mendengarkan apa yang diutarakan pasangan. Kalau ini yang Anda lakukan, pasangan bisa-bisa akan merasa tidak dihargai.&lt;br /&gt;(sumber : NOVA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5750692100079400816-4644099897528455278?l=deteksi99.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://deteksi99.blogspot.com/feeds/4644099897528455278/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2008/06/konflik-perlu-agar-hubungan-lebih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/4644099897528455278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/4644099897528455278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2008/06/konflik-perlu-agar-hubungan-lebih.html' title='Konflik Perlu Agar Hubungan Lebih Harmonis'/><author><name>d-tech</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_YPRhPPWXBR0/SLddUdQGgAI/AAAAAAAAALE/vwzw5XNcw0A/S220/deteksi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5750692100079400816.post-1715634809842638905</id><published>2008-06-03T12:26:00.002+07:00</published><updated>2008-06-03T12:29:38.534+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cari Tahu'/><title type='text'>Wanita Telat Nikah Lebih Gampang Menyakiti ?</title><content type='html'>Sikap tidak butuh menikah umumnya terjadi di kota-kota besar, di mana dunia kerja telah menyita hampir seluruh minat dan perhatian mereka. Banyak kesenangan yang dapat diperoleh melalui pekerjaan. Bukan saja penghasilan, melainkan juga kesenangan terhadap pekerjaan itu sendiri, dan berbagai peluang untuk mengembangkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan yang menarik semacam itu bisa di bidang entertainment yang menyita waktu, karier di organisasi pemerintah ataupun nonpemerintah yang menantang dan menyangkut hajat hidup masyarakat luas, maupun perusahaan swasta yang maju. Bila ini yang terjadi, perkawinan bukan lagi menjadi prioritas.&lt;br /&gt;Sebagian lainnya menunda perkawinan karena ingin mapan secara ekonomi dan mental. Jadi, selama dua hal itu dirasa belum mapan, mereka belum mau bicara soal perkawinan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harapan Masyarakat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pandangan masyarakat yang heterogen ini? Orangtua umumnya menjadi gelisah bila anaknya yang telah memasuki masa dewasa belum menikah. Apa yang digambarkan dalam iklan, yakni ungkapan ”Kapan kawin?” tampak mewakili harapan orangtua terhadap orang muda yang sudah matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian masyarakat di kota-kota besar cukup maklum dengan keadaan orang muda yang lebih memilih karier daripada menikah. Terutama bila yang bersangkutan terlihat bahagia dengan keadaannya, orang-orang lain menjadi maklum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, di dalam masyarakat terdapat suatu norma, bahwa setiap orang yang telah memasuki masa dewasa selayaknya memiliki pasangan dan memasuki jenjang perkawinan. Norma ini berasal dari ajaran agama maupun budaya setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batas usia harapan menikah ini berbeda-beda, dan dapat berubah dari masa ke masa. Ada yang mematok 18 tahun, 25, 30, dan seterusnya. Harapan usia menikah untuk pria dan wanita biasanya berbeda, pria lebih tinggi daripada wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Norma tentang usia perkawinan itu merupakan bagian dari tugas perkembangan. Dalam psikologi, tugas perkembangan individu dalam tiap-tiap rentang usia (bayi hingga lansia/dewasa akhir), telah digariskan. Khususnya mengenai perkawinan, ini merupakan bagian dari tugas perkembangan individu yang semestinya sudah dicapai pada masa dewasa awal (berkisar 21-35 tahun), sebelum masuk usia tengah baya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas perkembangan ini digariskan mengikuti potensi-potensi yang dalam keadaan normal berkembang terus sepanjang siklus kehidupan manusia. Potensi-potensi yang dipertimbangkan meliputi potensi fisik, psikis, dan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dampak Pandangan Masyarakat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Meskipun sebagian orang muda bersikap masa bodoh terhadap perkawinan, tidak semua menyikapinya seperti itu. Entah karena nilai-nilai pribadi atau konformitas terhadap norma agama dan budaya, sebagian orang menjadi gelisah bila tenggat waktu yang ditargetkan untuk menikah belum kesampaian. Sesuai tugas perkembangan, biasanya kecemasan mulai muncul pada usia pertengahan dewasa awal (setelah 27 tahun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegelisahan karena terlambat menikah lebih banyak terjadi pada wanita. Hal ini terjadi karena dua kemungkinan: 1) dorongan internal yang lebih kuat untuk hidup dalam harmoni bersama pasangan; 2) pandangan masyarakat yang cenderung lebih negatif terhadap wanita yang dianggap telat menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, cukup banyak wanita yang harapannya untuk menikah belum terpenuhi, tidak membuat mereka rendah diri. Ini biasanya terjadi pada mereka yang sibuk dalam karier yang menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya bila perasaan negatif berkembang tanpa adanya hal-hal yang mendukung rasa percaya diri (seperti karier, teman, keluarga), dapat menimbulkan pandangan negatif terhadap diri sendiri: perasaan kurang cantik, kurang menarik, dan sebagainya. Selanjutnya konsep diri negatif mengurangi rasa percaya diri dalam interaksi sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah sumber menggambarkan wanita yang terlambat menikah bukan karena keinginannya sendiri, perasaan negatif terhadap diri sendiri akan mengurangi rasa percaya diri dalam bersosialisasi: menjadi serba kaku, malu, atau malah terlalu agresif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut sumber tersebut menyatakan: ”...Akibatnya cenderung merugikan pihak lain karena seringkali mereka melakukan hal-hal seperti menyalahkan, mempermalukan, menyerang (secara verbal atau fisik), marah-marah, menuntut, mengancam, sarkasme, menyindir, ataupun sengaja menyebarkan gosip.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua yang disebutkan di atas merupakan bentuk-bentuk perilaku agresi, yakni agresi fisik langsung (menyerang fisik), agresi fisik tidak langsung (mempermalukan), agresi verbal langsung (menyerang secara verbal atau menyakiti dengan kata-kata, termasuk sarkasme dan menyalahkan), agresi verbal tidak langsung (mengancam, menyebarkan gosip).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cenderung Agresif?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gambaran mengenai kecenderungan agresif (menyakiti orang lain) di atas jelas tidak dimaksudkan untuk menggambarkan semua wanita yang terlambat menikah. Bahkan, kemungkinan perkembangan semacam itu tampaknya sangat kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila toh ada, itu pun perlu diteliti lebih lanjut, apakah kecenderungan agresif itu terbentuk karena keadaannya yang telat menikah ataukah justru sebaliknya, adanya kecenderungan agresif yang melekat sejak awal yang menyebabkan wanita itu menjadi sulit menemukan pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya kemungkinan kedua justru lebih masuk akal, bahwa kecenderungan agresif pada wanita yang terlambat menikah bukanlah akibat dari keadaan terlambat menikah, melainkah justru merupakan penyebab kesulitannya menemukan pasangan. Mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menemukan penjelasan bahwa telat menikah menyebabkan perilaku agresi, tidaklah mudah. Salah satu kemungkinannya adalah teori frustrasi-agresi, dengan asumsi bahwa terlambat menikah merupakan situasi frustrasi, sehingga menyebabkan perilaku agresi.&lt;br /&gt;Namun, dalam situasi sekarang kecil kemungkinan seseorang menjadi frustrasi akibat terlambat menikah karena banyaknya alternatif yang dapat dilakukan, dan keluarga maupun masyarakat tidak sekeras dulu pandangannya tentang ”perawan tua”. Selain itu, telah diketahui pula bahwa frustrasi tidak selalu menyebabkan agresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa peneliti menyatakan agresivitas pada seseorang cenderung stabil (relatif tidak berubah). Mereka yang dikenal agresif pada masa kanak-kanak cenderung agresif pula pada masa remaja dan dewasa (Deaux dkk, 1993; Krahe, 2005), kecuali bila terdapat intervensi yang meredakan agresivitas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan teori yang sesuai untuk menjelaskan bahwa kecenderungan agresi yang melekat sejak awal akan tetap melekat hingga dewasa, dan akibatnya pada wanita menjadi sulit menemukan pasangan. Jadi bukan karena terlambat menikah lalu agresif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(sumber : gaya hidup sehat online)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5750692100079400816-1715634809842638905?l=deteksi99.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://deteksi99.blogspot.com/feeds/1715634809842638905/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2008/06/wanita-telat-nikah-lebih-gampang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/1715634809842638905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/1715634809842638905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2008/06/wanita-telat-nikah-lebih-gampang.html' title='Wanita Telat Nikah Lebih Gampang Menyakiti ?'/><author><name>d-tech</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_YPRhPPWXBR0/SLddUdQGgAI/AAAAAAAAALE/vwzw5XNcw0A/S220/deteksi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5750692100079400816.post-5673523906701928453</id><published>2008-06-03T11:50:00.003+07:00</published><updated>2008-06-03T11:55:44.275+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cari Tahu'/><title type='text'>Tebak Pria dari Email</title><content type='html'>Tanpa pernah bertemu muka, Anda menjalin hubungan di dunia maya. Anda pun diliputi rasa penasaran, ingin mengetahui seperti apa karakter dia. Mau tahu cara gampang membaca kepribadiannya? Cermati gayanya ber-email.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ISI EMAIL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TEPAT DAN PADAT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Panjang email tidak pernah lebih dari dua paragraf. Isinya kebanyakan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan Anda. Jika karakteristik email-nya seperti ini, menandakan ia tipe orang yang ingin segala sesuatunya serba to the point dan simpel. Bukan orang yang pandai merangkai kata-kata. Pria yang realistis, tahu apa yang dia mau tanpa harus berputar-putar terlebih dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tipe pria yang bisa melindungi apa yang telah menjadi miliknya. Emosi Anda kadang memang jadi kurang terpuaskan saat membaca email dari dia. Tapi percayalah, orang seperti inilah yang dapat membahagiakan Anda. Ia bukan pengumbar janji atau memberi Anda harapan muluk. Kemungkinan lain, ia orang yang sibuk dengan pekerjaannya dan sangat menghargai waktu, sehingga menulis email panjang baginya hanyalah buang waktu. Prinsip yang dianut orang seperti ini, biarpun singkat, yang penting si penerima mengerti maksudnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PANJANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wah, pria yang gemar menulis email panjang, menandakan ia orang yang suka bertele-tele. Tipe orang yang tidak praktis. Cenderung membosankan dan kurang bisa memainkan emosi Anda. Kurang greget. Kemungkinan lain, ia bukan komunikator verbal yang baik. Pada beberapa kasus, mereka yang kurang pandai menyampaikan isi hati lewat komunikasi lisan, biasanya sangat piawai dalam menuangkan pikirannya melalui tulisan. Makanya, banyak kejadian perasaan seseorang berubah ketika bertemu langsung di dunia nyata. Ternyata komunikasi dia di darat tidak seluwes di dunia maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SARAT KATA ROMANTIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Baru saja kenal, kiriman email-nya mengumbar kata-kata romantis. Mengirimkan puisi cinta yang membuat Anda "terhuyung-huyung". Jangan mudah terbuai oleh email seperti ini. Karena ia kemungkinan seorang player yang sedang memburu mangsanya. Ia mudah menulis kata-kata cinta dan sayang. Karena ia berpikir, toh Anda tidak akan tahu dia bohong atau tidak, karena mimik wajahnya tidak terlihat. Mereka yang menjalin hubungan di dunia maya, tak selamanya berniat baik, bukan? Jadi, tak ada salahnya Anda waspada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan positif, hatinya memang mellow abis. Tipe laki-laki sensitif yang mudah uring-uringan jika mood-nya sedang buruk. Ia hampir dapat mengingat semua perasaan cinta dan kemarahannya di dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SAMBUNG MENYAMBUNG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika ia membalas email Anda, surat-surat sebelumnya tidak pernah dihapus. Kalau bisa dibukukan, mungkin sudah berjilid-jilid. Dari sini bisa ketahuan, dia orang yang kurang teliti dan kurang bisa memilah mana seusatu yang penting atau tidak. Uhm..enggak menutup kemungkinan juga dia punya penyakit lupa, sehingga email sebelumnya ia gunakan sebagai panduan agar obrolan bisa nyambung. Ia sepertinya orang yang mesti selalu diingatkan untuk melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HASIL FORWARD&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Email yang sering dikirimkan biasanya hanya berupa hasil forward. Kalau yang seperti ini, kemungkinan ia orang yang tidak bisa mengungkapkan perasaannya lewat tulisan. Ia mungkin selalu kesulitan saat harus berkirim email kepada Anda. Makanya dia memilih jalan yang mudah, mengirim forward yang isinya bisa berupa kata-kata bijak, cerita-cerita yang menggugah hati, gambar-gambar serta berita. Mungkin ia ingin selalu berbagi semua hal kepada Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simak saja apa isi forward itu. Jika berupa foto atau gambar bunga, pemandangan indah, dan sejenisnya, menandakan ia seorang sensitif yang menyenangi kindahan. Ia mendambakan kenyamanan dan ketenangan. Bila yang dikirim gambar-gambar lucu, itu menandakan ia orang yang optimis dan cinta kehidupan. Sedangkan bila yang dikirimnya gambar-gambar sensual tubuh perempuan, itu menyiratkan pada dasarnya ia sedang terancam oleh perempuan (bisa pacar atau istrinya). Atau, ia memiliki orientasi seks terhadap Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HIS IDENTITY&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Karakter mereka juga bisa dilihat dari identitasnya. Ada beberapa ciri yang bisa dikenali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NAMA ASLI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ia bukan orang yang ingin menutup-nutupi diri. Tidak ada rahasia yang ingin disimpannya. Dan ia pun berharap orang melakukan hal yang sama seperti dirinya. Kepercayaan dirinya juga tinggi. Ia mampu menghadapi dunia dengan kepala tegak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NAMA PANGGILAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berkepribadian sederhana dan senang berbagi kebahagiaan pada orang lain. Mengapa? Karena ia pasti sangat menyukai nama panggilannya tersebut, sehingga ia ingin berbagi kebahagiaan itu pada orang lain. Tipe orang yang mempunyai kebanggaan terhadap dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NAMA SAMARAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ia tidak mudah memercayai orang lain. Pintar menyimpan rahasia dan menutupi perasaannya. Tipikal yang penuh perhitungan dalam bertindak dan sepertinya sih, kurang percaya diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ika Nurul Syifaa - KOMPAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5750692100079400816-5673523906701928453?l=deteksi99.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://deteksi99.blogspot.com/feeds/5673523906701928453/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2008/06/tebak-pria-dari-email.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/5673523906701928453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/5673523906701928453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2008/06/tebak-pria-dari-email.html' title='Tebak Pria dari Email'/><author><name>d-tech</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_YPRhPPWXBR0/SLddUdQGgAI/AAAAAAAAALE/vwzw5XNcw0A/S220/deteksi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5750692100079400816.post-6259367675962975991</id><published>2008-05-13T12:21:00.004+07:00</published><updated>2008-05-13T12:46:55.234+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memory'/><title type='text'>Apa Kabar ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.unila.ac.id/%7Eft-sipil/Gambar/teknik.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.unila.ac.id/%7Eft-sipil/Gambar/teknik.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.unila.ac.id/%7Eft-sipil/Gambar/teknik2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 142px;" src="http://www.unila.ac.id/%7Eft-sipil/Gambar/teknik2.JPG" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.unila.ac.id/%7Eft-sipil/Gambar/teknik5.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px;" src="http://www.unila.ac.id/%7Eft-sipil/Gambar/teknik5.JPG" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Siapa yang masih inget dengan gambar2 ini ? sepertinya memang gak asing kan... yup memang betul. Dulu, kurang lebih 3 sampai 4 tahun bahkan sampai 6 tahun lamanya kita sering &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"nongkrong gak karuan&lt;/span&gt;" ditempat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ngapain ? dasar pertanyaan bodoh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gw lagi iseng aja buka2 situs &lt;a href="http://www.unila.ac.id/"&gt;Unila&lt;/a&gt; dan nemuin yang beginian gak nyangka aja dah 9 tahun berlalu dari pertama kali menjejakkan kali disebuah tempat yang namanya &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;kampus&lt;/span&gt; yang mana orang akan menyebut dirinya &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;mahasiswa&lt;/span&gt; (sayangnya gw gak termasuk... hiks).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5750692100079400816-6259367675962975991?l=deteksi99.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://deteksi99.blogspot.com/feeds/6259367675962975991/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2008/05/apa-kabar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/6259367675962975991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/6259367675962975991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2008/05/apa-kabar.html' title='Apa Kabar ?'/><author><name>d-tech</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_YPRhPPWXBR0/SLddUdQGgAI/AAAAAAAAALE/vwzw5XNcw0A/S220/deteksi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5750692100079400816.post-82051489168860987</id><published>2008-01-22T09:15:00.001+07:00</published><updated>2008-04-30T12:24:00.551+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Baby'/><title type='text'>May Baby "Keisha"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_5ygG2gBmARA/R5VS5_5cT8I/AAAAAAAAACQ/-vMpT5lZgOY/s1600-h/100_2944.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_5ygG2gBmARA/R5VS5_5cT8I/AAAAAAAAACQ/-vMpT5lZgOY/s200/100_2944.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5158120104581156802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Alhamdulillah telah lahir putri kami tercinta dengan selamat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;KEISHA ARUNIMA SANTOSO&lt;/span&gt;" pada &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;15 Januari 2008  pukul 07.40 WIB &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;di RS Ananda Bekasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis kelamin : Wanita&lt;br /&gt;Berat               : 4,3 Kg&lt;br /&gt;Panjang            : 49 cm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon do'a temen-temen....&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5750692100079400816-82051489168860987?l=deteksi99.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://deteksi99.blogspot.com/feeds/82051489168860987/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2008/01/baby-born.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/82051489168860987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/82051489168860987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2008/01/baby-born.html' title='May Baby &quot;Keisha&quot;'/><author><name>DETEKSI_99</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10398855333125221372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://indoupload.net/files/7004/lakix1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_5ygG2gBmARA/R5VS5_5cT8I/AAAAAAAAACQ/-vMpT5lZgOY/s72-c/100_2944.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5750692100079400816.post-220678557637227894</id><published>2007-10-09T10:33:00.002+07:00</published><updated>2008-04-30T21:24:57.177+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WISDOM'/><title type='text'>Pengabdian Hidup Berpasangan</title><content type='html'>Pengabdian Total&lt;br /&gt;Bukan hanya sebagian, tetapi semuanya. Bukan untuk waktu yang pendek, melainkan selama hidup itu masih diberikan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengabdian untuk mengasihi&lt;br /&gt;Setelah berbagai macam peristiwa yang terjadi, seringkali perasaan dan emosi untuk mengasihi menjadi lenyap. Saat itulah keduanya seharusnya tetap mengasihi, bukan lagi dengan emosi atau perasaan, melainkan dengan kehendak dan komitmen, sampai emosi dan perasaan itu muncul kembali. Begitulah keduanya belajar untuk setia mengasihi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengabdian untuk bebas dari masa lalu&lt;br /&gt;Banyak kehidupan berpasangan hancur oleh karena kenangan pahit masa lalu yang tersimpan menjadi sakit hati. Berbuat kesalahan, beda pendapat, salah paham, dan perselisihan adalah bagian dari kehidupan berpasangan. Setiap kali hal itu terjadi, keduanya harus dapat menyelesaikan dan kemudian tidak mengingatnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pengabdian untuk berubah&lt;br /&gt;Ingin menang sendiri adalah bentuk kesombongan dan awal dari kehancuran. Diri kita belum sempura begitu pula pandangan kita. Jika keduanya melakukan kesalahan dan kemudian menyadarinya, maka kerelaan untuk berubah adalah bentuk nyata kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengabdian untuk menyelesaikan konflik&lt;br /&gt;Konflik yang tidak diselesaikan atau tidak tuntas membuat banyak masalah dikemudian hari. Di dalam kehidupan berpasangan sesekali terjadi konflik, disinilah keduanya harus belajar untuk menyelesaikan konflik yang ada secara tuntas dan ini membutuhkan itikad baik dari keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengabdian untuk menguasai kemarahan&lt;br /&gt;Janganlah keduanya hancur oleh karena kemarahan, apapun yang terjadi, keduanya harus menguasai dan mengendalikan kemarahan. Alkitab memberi batasan sampai matahari terbenam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengabdian untuk mengampuni dan berdoa bersama&lt;br /&gt;Pengampunan adalah prinsip hidup orang percaya, makin banyak waktu yang diberikan untuk bergaul dengan seseorang makin besarlah kemungkinan terjadi perselisihan. Demikian juga dalam berpasangan saling mengampuni dan berdoa bersama adalah kunci hidup berpasangan yang langgeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengabdian untuk bersekutu&lt;br /&gt;Akan berjalankah dua orang bersama-sama jika mereka belum bersehati?&lt;br /&gt;Bersekutu bersama adalah kunci dari kesehatian dan juga merupakan tindakan nyata untuk melibatkan Tuhan di dalam kehidupan berpasangan sehari-hari. Bersekutu bersama juga memberikan contoh nyata kehidupan kristiani bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengabdian untuk mengerti&lt;br /&gt;Mengerti orang lain adalah perkara sulit, namun lebih sulit untuk mengerti diri sendiri masuk dalam kehidupan berpasangan akan membuat kesadaran bahwa ada banyak hal yang belum dimengerti dari diri sendiri. Kehidupan berpasangan juga adalah kehidupan saling membantu mengerti diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengabdian untuk berkomunikasi&lt;br /&gt;Setiap permasalahan yang terjadi adalah bersama dan harus dihadapi bersama. Tidak dapat dikatakan bahwa itu adalah persoalan paanganku atau bukan persoalan pasanganku. Itu sebabnya komunikasi yang baik adalah kunci keharmonisan dalam kehidupan berpasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengabdian untuk mengambil keputusan bijaksana&lt;br /&gt;Banyak kali suatu keputusan yang diambil dalam keadaan emosi justru berakibat menghancurkan, oleh sebab itu dalam menghadapi berbagai macam persoalan harus mengambil keputusan bijaksana dengan hati yang dingin dan dengan bantuan pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengabdian untuk mengevaluasi&lt;br /&gt;Pengharapan-pengharapan dalam hidup berpasangan seringkali kenyataan yang ada tidak sesuai dengan pengharapan. Tanpa menyesali segala sesuatu yang telah terjadi dibutuhkan kedewasaan sikap untuk dapat mengevaluasi pengharapan-pengharapan yang pernah dibuat dan diperbaiki bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengabdian untuk mengembangkan sasaran&lt;br /&gt;Sejalan dengan hidup berpasangan, menghadapi perubahan dari segala sesuatu yang ada di sekitar, oleh sebab itu keduanya perlu untuk mengembangkan sasaran hidup bersama seturut firman Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengabdian untuk saling melayani&lt;br /&gt;Melalui kehidupan berpasangan, keduanya belajar untuk hidup bagi orang lain, bukan lagi hanya bagi diri sendiri dan ini bukanlah hal yang mudah, oleh sebab itu perlu untuk membuat suatu pengabdian saling melayani. Kasih akan menolong untuk mengerti kebutuhan orang yang dicntai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengabdian untuk membina hubungan baik dengan keluarga pasangan&lt;br /&gt;Membina hubungan baik tidak hanya perlu dengan pasangan saja, namun juga dengan keluarga pasangan dan dengan berbuat begitu merupakan pernyataan kasih serta pengucapan syukur kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas semua hal di atas adalah Pengabdian bersama untuk melayani TUHAN Inilah tujuan utama Tuhan di dalam hidup berpasangan ialah agar dapat bersama-sama melayani Tuhan, saling tilong menolong dan bekerja sama menyelesaikan panggilan dan tanggung jawab yang sudah Allah berikan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5750692100079400816-220678557637227894?l=deteksi99.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://deteksi99.blogspot.com/feeds/220678557637227894/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2007/10/pengabdian-hidup-berpasangan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/220678557637227894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/220678557637227894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2007/10/pengabdian-hidup-berpasangan.html' title='Pengabdian Hidup Berpasangan'/><author><name>DETEKSI_99</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10398855333125221372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://indoupload.net/files/7004/lakix1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5750692100079400816.post-2599621977949578325</id><published>2007-10-09T09:48:00.001+07:00</published><updated>2008-04-30T21:27:50.068+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WISDOM'/><title type='text'>Menemukan Kelebihan dalam Kekurangan Pasangan</title><content type='html'>Sewaktu pacaran segala kekurangan pasangan tidak menjadi soal, Anda&lt;br /&gt;malah tertarik dengan kekurangannya dan dapat memakluminya. Tetapi&lt;br /&gt;setelah bertahun-tahun hidup bersama kekurangan tersebut membuat Anda&lt;br /&gt;kesal, marah terhadapnya. Setiap orang adalah unik, bahkan keunikan&lt;br /&gt;inilah yang memperkaya kehidupan perkawinan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah Anda memberikan pujian pada pasangan akan keunikannya yang&lt;br /&gt;tidak ada padamu ? Mungkin sebagian besar wanita akan enggan memberi-&lt;br /&gt;kan pujian pada suaminya karena mereka beranggapan nanti dia besar&lt;br /&gt;kepala atau saya dianggap murahan atau segudang alasan lainnya.&lt;br /&gt;Demikian pula suami, mungkin mereka beranggapan tidak perlu memuji&lt;br /&gt;istrinya lagi karena sudah suami-istri, malu kalau didengar anak-&lt;br /&gt;anak, nanti diberi tanggapan sinis dari istrinya ("Pasti ada&lt;br /&gt;maunya"). Alasan-alasan tersebut sering dijumpai dalam hubungan&lt;br /&gt;sebagian besar pria-wanita.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Coba Anda beri pujian pada pasangan tanpa memikirkan lagi tanggapan&lt;br /&gt;negatif yang mungkin dia berikan. Anda bisa bayangkan apa yang ter-&lt;br /&gt;jadi padanya ? Pujian itu seperti semprotan adrenalin yang mem-&lt;br /&gt;berikan semangat padanya, dan timbul perasaan senang dan puas akan&lt;br /&gt;dirinya. Misalnya Anda memuji masakan istri Anda enak (meskipun Anda&lt;br /&gt;tahu makanan tersebut agak asin) tetapi tanggapan dia akan luar biasa&lt;br /&gt;dan dia akan memasak yang lebih enak lagi di lain waktu. Tentu hal&lt;br /&gt;ini menyenangkan pula bagi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya kritik akan melubangi perasaan dan menyebabkan tenaga&lt;br /&gt;keluar percuma antara lain sakit hati, marah dan perasaan negatif&lt;br /&gt;lainnya. Kritik membuat kita merasa sudah mengecewakan seseorang.&lt;br /&gt;Berbeda dengan pujian yang membantu memenuhi dua kebutuhan dasar&lt;br /&gt;manusia yaitu merasa dirinya berarti, diperlukan, penting; dan ke-&lt;br /&gt;butuhan merasa aman dalam suatu hubungan, saling memiliki dan selalu&lt;br /&gt;siap satu sama lain. Anda dapat memberikan pujian kapan saja. Jangan&lt;br /&gt;takut suami/ istri menjadi bosan kalau dipuji terus. Dari riset di-&lt;br /&gt;ketahui bahwa semua orang begitu ingin dipuji oleh orang lain entah&lt;br /&gt;karena prestasi, penampilan atau hal lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada yang bingung apa ya yang harus saya puji dari diri&lt;br /&gt;pasangan saya? Semuanya biasa saja, nggak ada yang istimewa darinya.&lt;br /&gt;Cobalah Anda teliti lagi. Bisa saja perbedaan kepribadian merupakan&lt;br /&gt;salah satu keunikan yang bila dipuji akan memberikan pancaran&lt;br /&gt;kekuatan baru baginya. Misalnya Anda termasuk orang yang teliti,&lt;br /&gt;teratur dan tertutup. Berbeda dengan pasanganmu yang periang,&lt;br /&gt;terbuka. Dia begitu senang membicarakan hal-hal pribadi pada orang&lt;br /&gt;lain bahkan pada orang yang belum dikenal. Sedangkan Anda, pada orang&lt;br /&gt;yang telah akrab baru bisa mengutarakan hal-hal yang bersifat&lt;br /&gt;pribadi. Dia suka mencetuskan ide dan mengharapkan ada orang lain&lt;br /&gt;yang bisa membantu memikirkannya pula. Anda menganggap suami hendak&lt;br /&gt;benar-benar melakukan hal tersebut, dan bila Anda tidak menyenangi&lt;br /&gt;ide tersebut, Anda dengan keras menentangnya. Maka terjadilah&lt;br /&gt;perselisihan karena istri tidak mengerti cara berpikir suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan istri yang perlu mempertimbangkan berjam-jam bahkan&lt;br /&gt;berhari-hari dalam mempertimbangkan sesuatu sebelum melaksanakannya.&lt;br /&gt;Dan ini membuat kesal suaminya. Tetapi dengan pemahaman perbedaan&lt;br /&gt;kepribadian tersebut mereka dapat saling mengisi. Suami dengan idenya&lt;br /&gt;yang spontan tanpa memikirkan apakah dapat terlaksana atau tidak,&lt;br /&gt;dibantu oleh istri dalam merealisasikan. Istri memuji pasangannya&lt;br /&gt;atas ide-idenya yang brilian dan sebaliknya suami memuji istrinya&lt;br /&gt;atas sikap hati-hatinya dalam merealisasikan idenya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan kepribadian yang dulunya menjadi penyebab pertengkaran&lt;br /&gt;sekarang menjadikan mereka suatu tim yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa juga Anda berdua membicarakan masa lalu atau saat pacaran yang&lt;br /&gt;berkesan. Misal dulu sewaktu pacaran, dia rela antri 1 jam hanya&lt;br /&gt;untuk membeli tiket bioskop yang Anda minta. Berikan pujian atas&lt;br /&gt;tindakannya  saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekurangan pasangan merupakan kelebihan Anda. Sebagai suami-istri&lt;br /&gt;seharusnyalah saling mengisi. Bukan menjadikan kekurangan sebagai&lt;br /&gt;senjata untuk menyerangnya tetapi sebagai kekuatan untuk membina&lt;br /&gt;cinta diantara Anda berdua. Temukan sisi-sisi menarik dari pasanganmu&lt;br /&gt;dan berilah pujian baginya sehingga ia juga memiliki tenaga untuk&lt;br /&gt;memupuki tanaman cinta Anda berdua agar senantiasa berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:75;"&gt;Source : Making Love Last Forever by Gary Smalley&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5750692100079400816-2599621977949578325?l=deteksi99.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://deteksi99.blogspot.com/feeds/2599621977949578325/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2007/10/menemukan-kelebihan-dalam-kekurangan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/2599621977949578325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/2599621977949578325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2007/10/menemukan-kelebihan-dalam-kekurangan.html' title='Menemukan Kelebihan dalam Kekurangan Pasangan'/><author><name>DETEKSI_99</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10398855333125221372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://indoupload.net/files/7004/lakix1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5750692100079400816.post-6766426754286685044</id><published>2007-09-19T17:01:00.001+07:00</published><updated>2008-04-30T13:17:20.820+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memory'/><title type='text'>In Memorium....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_YPRhPPWXBR0/SBgOYZlKVdI/AAAAAAAAAEA/vOu0k0F5C-o/s1600-h/buluk-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_YPRhPPWXBR0/SBgOYZlKVdI/AAAAAAAAAEA/vOu0k0F5C-o/s320/buluk-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5194917982518269394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;This my best friend as I know....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5750692100079400816-6766426754286685044?l=deteksi99.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://deteksi99.blogspot.com/feeds/6766426754286685044/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2007/09/in-memorium.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/6766426754286685044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/6766426754286685044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2007/09/in-memorium.html' title='In Memorium....'/><author><name>DETEKSI_99</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10398855333125221372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://indoupload.net/files/7004/lakix1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_YPRhPPWXBR0/SBgOYZlKVdI/AAAAAAAAAEA/vOu0k0F5C-o/s72-c/buluk-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5750692100079400816.post-6045653041452018841</id><published>2007-09-19T12:46:00.002+07:00</published><updated>2008-05-07T20:30:11.788+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wedding'/><title type='text'>My Wedding - Sofie</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_5ygG2gBmARA/RvC9gF4oZUI/AAAAAAAAAB4/ozayhRzU3Tw/s1600-h/UNDANGAN+NIKAH+SOFIE+BELAKANG.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 391px; height: 204px;" src="http://bp2.blogger.com/_5ygG2gBmARA/RvC9gF4oZUI/AAAAAAAAAB4/ozayhRzU3Tw/s320/UNDANGAN+NIKAH+SOFIE+BELAKANG.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5111793936098682178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_5ygG2gBmARA/RvC9gF4oZUI/AAAAAAAAAB4/ozayhRzU3Tw/s1600-h/UNDANGAN+NIKAH+SOFIE+BELAKANG.jpg"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:78%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(204, 204, 204);"&gt;&lt;a style="color: rgb(51, 51, 255);" href="http://bp2.blogger.com/_5ygG2gBmARA/RvC9gF4oZUI/AAAAAAAAAB4/ozayhRzU3Tw/s1600-h/UNDANGAN+NIKAH+SOFIE+BELAKANG.jpg"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:arial;font-size:78%;"  &gt;click to enlarge&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Tuhan menjadikan sesuatu indah pada waktunya, Indah disaat Tuhan mempertemukan kalian berdua, Indah disaat Tuhan menumbuhkan cinta kasih diantara kalian, Indah disaat memberkati serta menyatukan cinta kasih kalian dalam ikatan Pernikahan Kudus, yang telah kalian selenggarakan pada&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Sabtu, 1 September 2007&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Tempat    :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Gereja HKBP Rawamangun, Jl.Balai Pustaka Raya No. 33 Jak-Tim&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Dilanjut dengan jamuan makan bersama di :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;"GEDUNG SEJAHTERA"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Jl. Raya Pondok Gede Kav. 56  Jakarta Timur (depan RS Haji Pondok Gede)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Pukul : 12.00 - 13.00 Wib&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;(kemudian di teruskan dengan acara adat batak toba)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Semoga Yang Maha Pengasih memberkati keluarga yang baru&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Denny Mangisara Sinaga,ST        &amp;amp;  Maria Sofia Manihuruk, AMd&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;                                    &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5750692100079400816-6045653041452018841?l=deteksi99.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://deteksi99.blogspot.com/feeds/6045653041452018841/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2007/09/my-wedding-sofie.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/6045653041452018841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/6045653041452018841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2007/09/my-wedding-sofie.html' title='My Wedding - Sofie'/><author><name>DETEKSI_99</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10398855333125221372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://indoupload.net/files/7004/lakix1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_5ygG2gBmARA/RvC9gF4oZUI/AAAAAAAAAB4/ozayhRzU3Tw/s72-c/UNDANGAN+NIKAH+SOFIE+BELAKANG.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5750692100079400816.post-7299860927341661855</id><published>2007-09-18T15:30:00.001+07:00</published><updated>2008-04-30T13:10:53.415+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wedding'/><title type='text'>My Wedding (JB Santoso)</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Tanggal 24 januari 2006, bertempat di Jl. Pulo Gebang No.69 RT.01/06 Cakung Jakarta Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_5ygG2gBmARA/Ru-TXSyIWtI/AAAAAAAAAA8/zKj95iAk9gk/s1600-h/IMGA0194.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://bp2.blogger.com/_5ygG2gBmARA/Ru-TXSyIWtI/AAAAAAAAAA8/zKj95iAk9gk/s320/IMGA0194.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5111466130477177554" border="0" /&gt; &lt;/a&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_5ygG2gBmARA/Ru-VfiyIWuI/AAAAAAAAABE/duIumKx8LCU/s1600-h/IMGA0191.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://bp3.blogger.com/_5ygG2gBmARA/Ru-VfiyIWuI/AAAAAAAAABE/duIumKx8LCU/s320/IMGA0191.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5111468471234353890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_5ygG2gBmARA/Ru-WEiyIWvI/AAAAAAAAABM/J7MiE2VVS0U/s1600-h/IMGA0187.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://bp3.blogger.com/_5ygG2gBmARA/Ru-WEiyIWvI/AAAAAAAAABM/J7MiE2VVS0U/s320/IMGA0187.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5111469106889513714" border="0" /&gt; &lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_5ygG2gBmARA/Ru-WPCyIWwI/AAAAAAAAABU/08TFwK7aCv4/s1600-h/IMGA0197.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://bp1.blogger.com/_5ygG2gBmARA/Ru-WPCyIWwI/AAAAAAAAABU/08TFwK7aCv4/s320/IMGA0197.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5111469287278140162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5750692100079400816-7299860927341661855?l=deteksi99.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://deteksi99.blogspot.com/feeds/7299860927341661855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2007/09/my-wedding.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/7299860927341661855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5750692100079400816/posts/default/7299860927341661855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://deteksi99.blogspot.com/2007/09/my-wedding.html' title='My Wedding (JB Santoso)'/><author><name>DETEKSI_99</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10398855333125221372</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://indoupload.net/files/7004/lakix1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_5ygG2gBmARA/Ru-TXSyIWtI/AAAAAAAAAA8/zKj95iAk9gk/s72-c/IMGA0194.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
